Selamat pagi!
Ga tau kenapa, setelah antar anak sekolah tiba-tiba saya ingin menulis di blog lagi.

Selamat pagi!
Ga tau kenapa, setelah antar anak sekolah tiba-tiba saya ingin menulis di blog lagi.

Banyak teman-teman yang tanya, kenapa saya jualan template dan graphic yang selalu berhubungan dengan video.
Oke, kali ini saya akan sedikit membuka dapur. Jadi, pastikan tidak melewatkan tulisan ini sampai akhir.

Tidak sengaja saya membuka Eagle Documentary Series tentang fenomena bisnis online yang sangat tidak masuk akal. Saya berani menjamin, Anda akan memberikan komentar “kok bisa ya?”
Saya sedang melihat video youtube hasil reportase dari Metro TV yang menjelaskan tentang seorang yang tidak kuliah, berada di desa, kalau siang bekerja jadi tukang kayu, nyari rumput untuk pakan ternak, dan tidak bisa bahasa Inggris dengan baik, tetapi satu komunitas bisa menghasilkan 6 milyar.
Supaya Anda tidak penasaran, silahkan lihat di sini:

Menulis bukan tentang sekedar perhimpunan huruf yang terkelompok menjadi kata dan kalimat. Bukan pula sekedar yang penting nulis. Bahasa tulis dan bahasa lisan tidak pernah menjadi sebuah perumpamaan yang sepadan.
Kita bisa melihat, bagaimana orang yang pintar sekali menulis kadang tidak pandai berbicara. Sebaliknya, pandai sekali berbicara tetapi susah untuk membuat bahan-bahan bahasa lisannya menjadi tulisan yang bisa dipahami. Atau, pandai berbicara, bisa menulis, tetapi tulisannya tidak renyah untuk dicerna.

Pada postingan sebelumnya, saya telah membahas bagaimana bisnis online bisa menambah waktu saya dengan keluarga. Anda bisa membaca di sini.
Dimulai dari istri yang ikut salah satu komunitas bisnis entrepreneur university saya jadi ikut-ikutan kenal dengan beberapa pengusaha bisnis di Kota Jember. Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Termasuk saya juga pernah ketemu salah satu pengusaha sukses di Jember, Arum Sabil.

Saya merekomendasikan Anda untuk membaca tulisan saya tentang bisnis online dan definisi paling sederhana, di sini. Atau, Anda juga bisa mengabaikannya 😀
Alhamdulillah, saya sangat mencintai pekerjaan saya. Pekerjaan yang sama sekali berbeda dengan konsentrasi pendidikan saya di kampus. Saya tidak berbicara hasil. Hasil itu sangat relatif. Tetapi, nikmat yang paling saya rasakan adalah, bisnis online bisa menambah waktu saya dengan anak-istri saya. Serius.

Betul, kenapa masih suka dibohongi?
Ilustrasinya seperti ini; Anda ingin belajar musik. Minggu pertama yang Anda pelajari adalah cara memainkan gitar dengan baik. Sementara minggu kedua, Anda belajar bagaimana cara menabuh drum dengan irama yang sejajar dengan instrumen alat musik lain. Demikin minggu berikutnya, Anda terus berganti materi yang ingin dipelajari.

Beberapa hari yang lalu saya menulis tentang bedanya pebisnis online dan pekerja online di sini. Ini penting, biar apa yang kita kerjakan bisa maksimal.
Jika Anda adalah tipe pebisnis online, maka Anda akna wajib dan dihadapkan pada pilihan untuk membuat sebuah tim. Termasuk saya pribadi, sudah melakukan ini sejak saya ingin mendapatkan penghasilan melalui Google Adsense. Yaitu; mencari tim untuk membuat artikel bahasa Inggris sesuai dengan apa yang saya konsepkan.
Demikian halnya ketika saya mencoba keberuntungan di toko online, baik reseller maupun supplier. Saya juga memiliki tim untuk mengerjakan semua pekerjaan. Jika tidak ada tim, saya bakal kesulitan dan kewalahan.